Ambalat (Antara Indonesia v Malaysia Kah?)

Juni 11, 2009 pukul 11:46 pm | Ditulis dalam Cerita, Iseng, Mutiara, S A L A M kenal, Tarbiyah, Triks dan Intriks, Uneg-uneg, Waahhhhhh | 2 Komentar

Wuih… banyak juga blogger yang mengangkat masalah Ambalat. Jadi kepingin nih untuk ikut-ikutan… (hah… dasar suka alasan… he..he…he..).

Andaisaja Ambalat itu milik Indonesia, maka Islam mewajibkan setiap pemeluknya untuk menjaga harta bendanya yang hendak dirampas, walaupun si perampas adalah orang yang  juga mengaku Islam.

Andaisaja Ambalat itu bukan milik Indonesia, terus kenapa harus mati-matian dipertahankan. Lha wong itu bukan milik Indonesia. Barang milik orang lain ya jangan kita aku-aku sebagai barang milik kita dong… (benar nggak?).

Bicara Ambalat, saya teringat dengan postingan di salah satu blog, yang isinya perkataan orang Ambalat bahwa mereka lebih bergantung kepada Malaysia daripada Indonesia.

Lha kok bisa ada kejadian seperti itu? Kemana para pemegang kekuasaan di Indoneia, baik yang jadi presiden, menteri, atau yang duduk di DPR pusat sono?

Kok ada rakyat yang memilih bergantung kepada negeri tetangga daripada kepada negeri sendiri? Inikan sudah kelewatan…

Yang kelewatan siapa? Ya yang memegang kekuasaan dong… Rakyat kan tinggal menikmati apa yang seharusnya jadi haknya.

Kalau dijawab nggak mampu, ya sebaiknya kembali aja ke desa mencangkul sawah, bercocok tanam, atau beternak. Lha nggak bisa ngurus rakyat, ya jangan ngurus tho… mbikin orang sengsara itu dosa tahu….

Mungkin, kejadian ini merupakan bukti bahwa sabda Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam itu benar, “Apabila engkau mendapat kepemimpian dengan meminta-minta, niscaya engkau tidak dibantu oleh Allah. Akan tetapi, apabila engkau diberi kepemimpinan tanpa meminta-minta, niscaya engkau akan ditolong dalam memimpin rakyatmu”.

Orang yang faham tentang agamanya, pasti tidak ikut-ikut mengkampanyekan dirinya sebagai presiden. Karena apa, ya hasilnya nggak akan ada pertolongan dari Allah…. apalagi ditambah tidak mau menjalankan aturan agama, walaupun untuk dirinya sendiri… wah… cilakanya mungkin tikel-tikel…

Kembali ke Ambalat. Yang menjadi tanda tanya, kenapa baru sekarang hal ini dibesar-besarkan? Kok baru sekarang, Indonesia mengirim protes dengan tegas tentang pelanggaran Malaysia? Kok baru sekarang, para anggota DPR yang “terhormat” itu teriak-teriak dan melakukan misi diplomatik ke Malaysia?

Kenapa baru sekarang? Ketika sedang ada agenda politik!

Aroma pencitraan amat sangat kental, lebih kental dari kopi lampung lho…(^-^).

Kasihan para tentara kita. Anggaran cekak, tapi disuruh melakukan sesuatu di luar kemampuan mereka. Para anggota DPR itu seharusnya memotong anggaran gaji mereka, dan diberikan untuk pos anggaran pertahanan! Lha wong, gaji yang didapat oleh anggota DPR itu tidak sepadan dengan hasil kerja mereka. Gaji mereka terlalu besar! sedangkan hasil kerjanya apa? Manohara disekap, para TKW disiksa, masalah LAPINDO berlarut-larut, Ahmadiyyah masih berkeliaran, UU Poligami yang  jelas-jelas bermasalah, dan masih banyak lagi hasil kerja yang “amburadul”.

Beginikah wajah Kepemimpinan kita? Kalau ke depan tidak ada perbaikan, jangan kaget apabila Indonesia semakin dianggap remeh oleh negara-negara tetangga…

Indonesia…. Kapan engkau akan maju?!

MUKSA…..

April 29, 2009 pukul 2:56 pm | Ditulis dalam S A L A M kenal, Uneg-uneg, Waahhhhhh | Tinggalkan komentar

Pengumuman-pengumuman..

aku akan muksa (menghilang) beberapa waktu… Kira-kira ya…2-3 bulan.. Untuk apa? wah maaf ya.. ini rahasia negara… nggak boleh dibocorkan sama sekali…

Harap maklum ya….

Buku Tamu………….

April 26, 2009 pukul 10:26 am | Ditulis dalam Buku Tamu, S A L A M kenal | 10 Komentar

Tadinya, aku merasa nggak butuh mengiklankan buku tamu… tapi dengan pertimbangan dan masukan dari beberapa pihak, akhirnya ‘terpaksa’ membuatnya (hi..hi..hi.. kayak nggak ikhlas aja ^-^).

Nah, bagi yang berkunjung di blog ini, tolong tinggalkan komen di sini. Lengkap beserta alamat, supaya aku bisa membalas kunjungan anda…..

Salam kenal dari aku…. dan tolong sampaikan salamku pada seluruh keluarga, orang-0rang yang anda temui, dari tukang parkir, sampai rentenir, dari tukang batu, sampai eksekutif berjiwa muda (yang tua jangan ah) …. :p

Mari berjuang lewat blog, Keep fighting with blog… okey?!

Have nice day… and Thank You for all

Tidak Akan Menyerah Tanpa Bertempur

Januari 19, 2009 pukul 10:08 am | Ditulis dalam R E N U N G A N, S A L A M kenal, Uneg-uneg | Tinggalkan komentar

Hari-hari ini perang antara Israel-Palestina mengendur. Gencatan senjata sepihak yang diumumkan oleh Israel kemaren seakan mendapat sambutan dari Hamas. Apa pun yang ada di benak kedua belah pihak yang sedang bersengketa ini, ada hal penting yang harus disyukuri, yaitu tertolongnya korban-korban perang yang selama ini tidak terurus dengan baik akibat blokade Israel.

Mungkin, Militer Israel maupun Hamas bisa mempersegar kekuatan dengan gencatan senjata ini. Ya, mempersegar kekuatan, karena pertempuran antara kedua belah pihak pasti akan terjadi lagi, entah kapan.

Siapa yang salah? Siapa yang betul?

Di berbagai postingan tulisan yang beredar di Internet, banyak membela Palestina dan mengatakan bahwa Israel adalah agresor. Akan tetapi, tidak sedikit pula yang mengatakan bahwa Israel berhak melindungi diri dari serangan yang mengganggu “wilayah”nya.

Sengaja, saya memberi tanda petik pada kata wilayah, karena sejarah mencatat bangsa Israel sudah terusir keluar dari Palestina sejak zaman dahulu. Bangsa yang terusir ini berdiaspora ke berbagai belahan dunia, dan sialnya selalu menjadi biang kerok kehancuran bangsa yang disinggahi, terutama dalam masalah ekonomi. Sehingga, Bangsa Israel diibaratkan oleh beberapa penulis Internasional sebagai bangsa lintah peminum darah.

Palestina, memang menjadi ajang rebutan bagi agama-agama langit (Yahudi, Kristen, dan Islam). Perang Salib merupakan tulisan sejarah yang tidak bisa diabaikan begitu saja. Silih berganti, Palestina jatuh di antara Pasukan Islam dengan Pasukan Kristen, tapi tidak ada Pasukan Yahudi.

Yah.. karena pada waktu itu, Yahudi belum memiliki pasukan. Mereka hanya merupakan bantuan bagi ke dua belah pihak yang bertikai.

Hingga, ketika Jerman dengan Partai Nazi Hitler memberangus orang-orang Yahudi di Eropa, yang menyebabkan timbulnya perang dunia ke-II, dan berbuntut pada bertekuk lututnya Jerman di bawah kekuasaan tentara Sekutu. Israel memanfaatkan momentum tersebut untuk meminta tanah yang akan digunakan mendirikan negara Zionis Israel. Inggris, sebagai negara yang dimintai oleh Israel, memberikan tanah jajahannya di Benua Afrika. Hanya Israel menolak dan memilih tanah di Timur Tengah, tepatnya Palestina.

Sejak saat itulah, penggusuran warga Arab yang telah mendiami Palestina dimulai. Dengan berbagai macam cara, Israel berusaha membersihkan Palestina dari orang-orang Arab penghuninya, dengan dalih bahwa Palestina merupakan tanah yang dijanjikan untuk mereka.

Kelakuan mereka ini melupakan sejarah bagaimana Ummat Islam melindungi hak-hak bangsa Yahudi ketika Ummat Islam menaklukkan Palestina. Bagaimana kelonggaran yang diberikan oleh Ummat Islam ini kepada mereka.

Mereka juga lupa, bahwa TANAH YANG DIJANJIKAN ini pernah mereka tolak! Ketika Nabi Musa mengajak bangsa Israel untuk menaklukkan tanah yang dijanjikan ini, mereka enggan. Bahkan mereka menjawab: “Wahai Musa, Kami tidak akan memasuki tanah ini, sampai mereka meninggalkannya.” yang kemudian mereka susuli dengan perkataan: “Wahai Musa, berangkatlah kamu berperang bersama Tuhanmu, sedangkan kami di sini akan duduk-duduk menanti kabar!” .

Sungguh suatu perkataan kurang ajar. Hal ini berakibat tanah itu diharamkan atas bangsa Israel selama 40 tahun (menurut Al-Qur’an). 40 tahun yang bagaimana? Hanya Allah lah yang tahu.

Perlawanan rakyat Palestina terhadap Israel ini pun dapat saya benarkan. Kenapa? karena rakyat Palestina diserang oleh Israel secara membabi buta, sehingga mau tak mau, rakyat Palestina harus mengadakan perlawanan sebagimana yang Agama mereka ajarkan:

Barangsiapa terbunuh karena membela hartanya, maka dia termasuk mati syahid.

Saya rasa, lirik lagu yang disusun oleh Michael Heart itu ada benarnya:


We will not go down
In the night,
without a fight
You can burn up our mosques and our homes and our schools
But our spirit will never die
We will not go down
In Gaza tonight

Saya merasakan semangat pembelaan di lirik ini. Tidak ada rasa ingin menyerah tanpa bertempur… Bertempur membela tanah mereka.

Suatu Sore di Solo,

19 Januari 2009

EQ v IQ

Januari 11, 2009 pukul 3:29 pm | Ditulis dalam R E N U N G A N, S A L A M kenal, Triks dan Intriks, Uneg-uneg | Tinggalkan komentar

Masih ingat kita pernah membahas tentang mana yang kita pilih, IQ tinggi dengan EQ rendah atau sebaliknya?

Nah di sini, saya ingin kembali berbagi tentang masalah di atas. Saya termasuk yang memilih EQ tinggi tapi IQ rendah (walaupun sebenarnya sih aku inginnya IQ tinggi dan EQ jempolan he..he..he..) Continue Reading EQ v IQ…

11 Januari 2009

Januari 11, 2009 pukul 2:47 pm | Ditulis dalam S A L A M kenal, Uneg-uneg | Tinggalkan komentar

Hari ini, almameterku menggelar hajatan yang lumayan besar. Sidang Terbuka untuk beberapa makalah dari teman-temanku. Continue Reading 11 Januari 2009…

Ini Blog Saya

Desember 2, 2008 pukul 11:20 pm | Ditulis dalam S A L A M kenal | Tinggalkan komentar

Alhamdulillah, akhirnya dapat juga membuat sebuah blog dengan nama yang memenuhi selera. Pernah buat dua blog, tapi konyolnya yang satu lupa passwordnya, dan yang satunya lupa usernamenya. Tapi hitung-hitung sebagai pengalaman. Bukankah pengalaman itu merupakan ‘the best teacher’ ? Continue Reading Ini Blog Saya…

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.
Entries dan komentar feeds.