Jari Tengah Sebagai Pemisah

Februari 12, 2009 pukul 1:03 am | Ditulis dalam Iseng, Senyum dong... | Tinggalkan komentar

Seorang laki-laki berkata kepada mbah Boy, “Apakah engkau bisa menghitung dengan jari-jarimu dengan baik?” mbah Boy menjawab, “Ya, saya bisa”. Lalu orang tersebut berkata, “Dua kilo gula pasir”. Kala itu, mbah Boy menekuk jari manis dan jari kelingkingnya. Orang tersebut berkata lagi, “Dan dua kilo gandum”. Dan mbah Boy pun menekuk ibu jari dan jari telunjuknya. Maka orang laki-laki tersebut pun bertanya, “Mengapa engkau membiarkan jari tengahmu tegak?” mbah Boy menjawab, “Agar gula pasir dan gandumnya tidak tercampur”.

Tinggalkan sebuah Komentar »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.
Entries dan komentar feeds.

%d blogger menyukai ini: