SEHAT DENGAN PUASA

Januari 15, 2009 pukul 11:25 pm | Ditulis dalam Tahukan Anda ..., Tips, Triks dan Intriks | Tinggalkan komentar

Terapi puasa untuk pengobatan dan kesehatan ditinjau dari ilmu kesehatan sudah terbukti banyak manfaatnya. Puasa tidak hanya bermanfaat dari segi kesehatan fisik tetapi juga dari segi kejiwaan dan agama. Puasa biasa dilakukanoleh kalangan umat beragama. Cara pengobatan puasa telah berkembang pesat di dunia. Bahkan di Osaka dan Kyoto, Jepang ada sanatorium puasa sebagai tempat untuk pengobatan dan kesehatan. Terapi ini juga telah diteliti secara ilmiah oleh para ilmuwan dari Amerika, Inggris, Perancis, dll.

Tubh manusia dibekali dengan kemampuan terapi alamiah. Dengan demikian orang yang berpuasa tidak perlu khawatir akan menjadi sakit, karena tubuh mempunyai mekanisme alamiah untuk bertahan. Dengan terhimpunnya 600 miliar sel dapat membuat orang bertahan hidup selama berpuasa, dan membuat daya tahan tubuh seseorang semakin tangguh.

Berikut ini Prof. Hembing memberikan beberapa hikmah puasa untuk memberikan aspek perlindungan, pencegahan dan pengobatan agar tubuh tetap sehat selama menjalankan ibadah puasa.

  1. Memberi kesempatan pada alat pencernaan untuk istirahat

Pada saat tidak berpuasa, alat pencernaan di tubuh bekerja keras mengolah makanan yang masuk. Makanan diolah membutuhkan waktu proses sekitar kurang lebih 8 jam, yaitu 4 jam di lambung dan 4 jam di usus kecil. Jika sahur atau makanan masuk sekitar jam 04 pagi, maka perncernaan dapat beristirahat selama kurang lebih 6 jam, yaitu mulai dari jam 12 siang sampai saat berbuka puasa, sekitar jam 18.00.

  1. Membersihkan racun, kotoran, dan ampas yang ada dalam tubuh

Dengan berpuasa berarti makanan yang masuk dibatasi, sehingga penumpukan racun, kotoran dan sampah dalam tubuh dapat dicegah, sehingga tubuh menjadi bersih dari racun, kotoran dan ampas.

  1. Menjadikan kulit lebih sehat dan berseri

Ketika berpuasa, cadangan energi yang tersimpan dikeluarkan sehingga melegakan pernafasan organ-organ tubuh beserta sel-sel penyimpannya. Hal ini disebut peremajaan sel. Orang yang seing berpuasa kulitnya menjadi lebih segar dan lembut.

  1. Menyeimbangkan kadar asam dan basa dalam tubuh

Zat kimia dalam tubuh manusia 80 % bersifat alkali dan 20 % bersifat asam. Dengan melakukan puasa dapat mengurangi zat-zat dalam darah yang bersifat asam dan menjaga sifat alkali tetap lemah agar tercapai keseimbangan di antara keduanya.

  1. Peremajaan sel-sel tubuh

Oragan tubuh terdiri dari jaringan-jaringan yang merupakan kumpulan sel-sel sejenis. Ketika tubuh menjalankan puasa, organ-organ tubuh berada pada posisi rileks, sehingga sel-sel tersebut memiliki kesempatan untuk memperbarui diri. Sel-sel baru terbentuk di lapisan dalam yang sudah tuda untuk keluar. Sel-sel yang sudah tua ini segera mati pada saat mencapai permukaan dan kemudian mengelupas.

  1. Menghentikan makanan untuk bakteri, virus dan sel kanker

Dalam tubuh manusia terdapat parasit-parasit yang menumpang hidup, termasuk menumpang makan dan minum. Dengan menghentikan masuknya makanan dan minuman, kuman penyakit, bakteri, virus, dan sel-sel kanker tidak dapat bertahan hidup. Mereka keluar melalui cairan tubuh bersama-sama dengan sel-sel yang telah mati.

  1. menambah jumlah sel darah putih dan meningkatkan daya tahan tubuh

dengan penambahan sel darah putih otomatis dapat meningkatkan imunitas atau kekebalan tubuh, karena sel darah putih memang berfungsi melawan segala macam bentuk radang dalam tubuh. Menurut hasil penelitian di Universitas Osaka, Jepang, pada tahun 1930, jumlah sel darah putih akan bertambah pada orang yang berpuasa.

  1. meningkatkan fungsi organ tubuh

puasa berarti memberikan kesempatan beistirahat selama kurang lebih 14 jam terhadap organ tubuh, seperti lambung, ginjal, liver, dan organ lainnya. Dengan berpuasa organ tubuh mengalami masa istirahat yang terpelihara, daya tahan tubuh dan taraf kesehatan menjadi prima dan kuat. Gerak serta mekanisme tubuh mendapat kesempatan untuk rileks sekaligus memberi kesempatan pada sel-sel dan jaringan tubuh untuk memperbaharui diri setelah sekian lama bekerja tanpa henti.

  1. untuk lebih meningkatkan kesehatan, ikutilah pola makan berikut ini setelah anda menjalani puasa:

usahakan setelah menjalani puasa selalumemakan makanan yang mengandung karbohidrat, protein, vitamin, mineral, dll.

Untuk penderita penyakit tertentu, dianjurkan tetap mematuhi larangan makanan-makanan yang dipantangkan, dan mengutamakan makanan yang lunahk.

PS:

Makanan yang dimakan diutamakan yang lunak agar memudahkan pencernaan.

Membiasakan makan dan minum tidak berlebihan.

Setelah berpuasa, hindarilah merokok, alkohol dan makanan berlemak.

Beristirahatlah yang cukup.

Tinggalkan sebuah Komentar »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.
Entries dan komentar feeds.

%d blogger menyukai ini: