Menjaga Lahir dan Batin

Desember 30, 2008 pukul 4:17 pm | Ditulis dalam R E N U N G A N, Tahukan Anda ..., Triks dan Intriks | Tinggalkan komentar

Seseorang yang memiliki jiwa yang suci selalu memperhatikan kebersihan pakaian yang dikenakannya. Beberapa orang bahkan berkata: “Ketika pakaian seseorang kusam, jiwanya pun akan menyesuaikan keadaannya”.

Akar kejengkelan bagi banyak orang adalah kondisi yang tidak rapi, tidak teratur, dan tidak tepat waktu. Sedangkan bagi sebagian yang lain adalah kondisi kesehatan yang buruk, pakaian yang kotor, atau penampilan yang kusam.

Alam semesta ini didasarkan pada keteraturan. Karena itu, untuk benar-benar memahami kedalaman dan keagungan agama Islam, orang harus memahami bahwa agama ini datang untuk mengatur segala aspek kehidupan kita dari hal-hal besar sampai hal-hal kecil. Segala sesuatu Allah dasarkan pada perhitungan.

Membiarkan janggut tumbuh, merapikan kumis, memotong kuku, menggosok gigi, memakai parfum, mencuci pakaian, dan memelihara penampilan luar umumnya, semua itu adalah perilaku intrinsik manusia. Menjaga higienitas seperti itu akan membuat seseorang merasa nyaman dan baik.

Aturlah jadwal kegiatan dan mencatatnya di dalam buku kecil dengan membagi waktu untuk membaca, beribadah (ritual), berolah raga, dan sebagainya.

Di perpustakaan Kongres Amerika, terpajang sebuah pigura besar dengan tulisan: “Alam semesta berdasarkan pada Keteraturan”. Hal ini benar adanya, karena agama wahyu mengajarkan keteraturan, kesesuaian, dan harmoni dalam tindakan.

Allah menginformasikan kepada kita, bahwa segala sesuatu di alam semesta ini tidak disandarkan pada main-main atau kepalsuan, tetapi dengan suatu ketentuan, ketetapan, ukuran dan pengaturan.

Ketika seorang penyakit jiwa dibawa kepada orang-orang bijak di Yunani untuk diobati, mereka akan memaksanya untuk bekerja di ladang dan di taman. Hanya dalam waktu yang singkat, ia akan kembali sehat seperti sedia kala.

Para pedagang yang bekerja dengan tangan mereka, sebagai sebuah kelompok manusia, umumnya lebih senang, santai dan tenang dibandingkan yang lainnya. Jika anda perhatikan para pekerja, anda akan melihat tubuh yang kuat dan pikiran yang tenang. Keduanya adalah buah dari kepuasan yang dihasilkan dari gerak, olahraga, dan bekerja.

sumber:

Don’t be Sad,

Aidh Al-Qarni

Tinggalkan sebuah Komentar »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.
Entries dan komentar feeds.

%d blogger menyukai ini: