Islam menjamin kebebasan beragama?
November 23, 2010 pukul 11:24 pm | Ditulis dalam Uncategorized | 2 KomentarJudulnya agak liberal sedikit. Ndak papa… soalnya inilah yang saya simpulkan dari khutbah Jum’at yang saya dengar kemaren (12/11).
Khatib Jum’atnya ngomong begini:
“Bapak-bapak sekalian, demikian pula ibu-ibu… Islam tidak mengenal pemaksaan agar orang lain pindah kepada agama Islam, Islam hanya mengenal cara dakwah. Ketika seseorang sudah didakwahi, maka tugas da’i telah selesai, karena iman atau kafirnya seseorang itu atas kehendak Allah. Kalau Allah memberinya petunjuk niscaya orang tersebut akan menuruti apa yang didakwahkan kemudian masuk Islam. Sebaliknya, jika Allah berkehendak untuk menyesatkannya, maka hatinya akan menjadi bebal dan tidak mau mengikuti apa yang didakwahkan.
Islam tidak pernah memaksa orang Kristen, Yahudi, Hindu, Budha, atau agama yang lainnya untuk berpindah keyakinan ke dalam Islam. Islam hanya berdakwah.Urusan orang mau masuk Islam atau tidak, itu semua terkait kehendak Allah yang berlaku pada setiap orang di dunia.
Tetapi, ketika ada orang, baik dari luar kalangan Islam maupun orang yang mengaku dirinya Islam, berani menghina Allah, Rasul dan Islam, maka WAJIB hukumnya bagi ummat Islam untuk bangkit melawan penistaan ini, berapapun harga yang harus dibayar. Para penista agama di zaman Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam semuanya DIBUNUH.
Islam agama yang toleran, tetapi ketika Islam diganggu, maka toleransi itu tidak ada, yang ada hanyalah PERLAWANAN!”
Kira-kira, seperti inilah yang saya dengar dari khatib Jum’at kemaren. Ada yang menarik bukan…
2 Komentar »
RSS umpan untuk komentar-komentar dalam tulisan ini. URI Lacak Balik
Tinggalkan Balasan
Blog pada WordPress.com. | Theme: Pool by Borja Fernandez.
Tulisan dan komentar feeds.


kok beda ya dengan yang aku dengar? ngantukkah daku? tidak…!!! aku yakin tetap terjaga…tapi kok bisa beda ya?
Comment by h a b i b— Januari 30, 2011 #
jangan-jangan sayanya pada waktu itu juga ngantuk ya…
tapi, saya yakin kok kalo saya ndak ngantuk…
Ntar saya tanyain ke khotibnya lagi kang…
Comment by muftialy— Januari 30, 2011 #